Archive for the ‘ode magenta’ Category

karang, dayung dan payung

Posted: April 16, 2012 in ode magenta

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Batam, february 2012

Menulis Desember III

Posted: Desember 29, 2011 in ode magenta

bersegeralah desember, berlama-lama menghitung malammu serupa mengundur-undur lambaian.
omong kosong yang dititipkan almanak ke dalam benak.  
menghentak jantung, (lebih…)

Kepada Bintang Pagi

Posted: Desember 20, 2011 in ode magenta, segantang lirih

“titip salam untuk senyum dan matamu”,

sepasang ceruk melembah di pipi,

binar pelangi terbit di mata, berpendar sampai ke nadi,

berkebun dalam dialog petang, bunga-bunga tumbuh di sana,

bermekaran, mewangi dan diam-diam layu dalam ragu,

 

tersebutlah salam dari kapal yang tak akan singgah di sini, fa

 

 

Batam, 2011

Menulis November II

Posted: November 30, 2011 in lautku, ode magenta

sebentar lagi, November. kaupun akan meninggalkanku. seperti sebelum-sebelumnya, aku akan sangat rindu sekali padamu. “kelak kusuai lagi dirimu, sayang”bujukmu suatu kali. (lebih…)

Yang Mengintai Tirai Jendela

Posted: September 17, 2011 in ode magenta

Aku di jalan saja, mengintai tirai jendelamu yang disingkap angin. Semoga dapat kupandangi kau yang sedang menyisir rindu di baliknya. (lebih…)

Aku Pernah Menciumnya

Posted: Agustus 4, 2011 in ode magenta

Aku pernah menciumnya dua kali. Di sebuah petang yang basah, namun membara penuh gairah. Ciuman pertama rasa strawberry, aku tak dapat menolak. (lebih…)

Aku menulis ini saat garang matahari menghardikku dari balik jendela kantor. Kapal-kapal telah menambatkan sauhnya di dermaga dan para pekerja mulai sibuk mengemasi keringat yang bercampur dengan debu-debu las. (lebih…)