Arsip untuk Desember, 2011

Menulis Desember III

Posted: Desember 29, 2011 in ode magenta

bersegeralah desember, berlama-lama menghitung malammu serupa mengundur-undur lambaian.
omong kosong yang dititipkan almanak ke dalam benak.  
menghentak jantung, (lebih…)

Padang, adakah aku di hatimu?

Posted: Desember 27, 2011 in lautku

Kali kedua dalam tahun ini menginjakan kaki di kota itu kembali, setelah hampir tiga almanak tidak pernah menyuainya. Itu kota masih sama, namun pendar luka 30 septembernya masih menyusup di sana sini. Luka ibu yang membanjiri mata setiap anak yang bertautan darah dengannya. (lebih…)

Closet Duduk

Posted: Desember 24, 2011 in segantang lirih

Gambardinding-dinding mencari tuhan

20 menit dalam tapa

meliliti usus-usus pagi (lebih…)

Kepada Bintang Pagi

Posted: Desember 20, 2011 in ode magenta, segantang lirih

“titip salam untuk senyum dan matamu”,

sepasang ceruk melembah di pipi,

binar pelangi terbit di mata, berpendar sampai ke nadi,

berkebun dalam dialog petang, bunga-bunga tumbuh di sana,

bermekaran, mewangi dan diam-diam layu dalam ragu,

 

tersebutlah salam dari kapal yang tak akan singgah di sini, fa

 

 

Batam, 2011

menulis Desember II

Posted: Desember 12, 2011 in lautku

hi Desember, maukah engkau mendengarkan aku? tentang gelegak dan bara yang menelingkupi malamku. ah, ini memang musim yang aneh. (lebih…)

menulis Desember

Posted: Desember 11, 2011 in lautku

apa kabar Desember? tanahmu basah ini kali. lacah dan berlumpur. sepatu high heels-ku berkubangan karena kurang hati-hati. ah, Desember usah garang memperingatkan. cukup dengan mendung, tak perlu dengan gelegar petir. aku sudah teramat paham, karena aku perempuan laut bukan? berteman ombak, bersahabat dengan badai adalah kebiasaan. tak ada yang pantas meluruhkan api di dada. tak seorangpun. tidak jua kau Desember.