beku

Posted: Oktober 5, 2011 in segantang lirih

I.peti es kan semua derai
biarkan rintik merinai
rindu tak memburai disini
“bekumu mati di ujung bilah yang disianginya sendiri”

II.setiap perayaan adalah lenguh
lirih pemikul angin
“ mengapa acuh pada musim berkaca-kaca”

III.genderang usai ditabuh
pergulatan akhiri saja
“ada yang letih bercermin di wadah retak”

amor….
amor….
anugrah
atau
jadah?

t_ib, ’05-‘08

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s