Ini Rahasia, katanya

Posted: Juli 19, 2011 in lautku
Beberapa waktu yang lalu seorang  teman pernah mencurahkan isi hatinya padaku. Bukan teman dekat bukan pula seorang teman lama. Hanya kebetulan aku adalah seniornya di kampus (ya, anggap saja demikian). Sebagai “kakak” yang baik, aku suka sekali bergaul dan dekat dengan junior-juniorku ini. Selain sebagai jembatan silaturahmi tetapi juga sebagai cara untuk mencegah “penuaan” otak dan jiwaku sendiri.

Singkat cerita, terlibatlah kami dalam sebuah pembicaraan jarak jauh di dunia maya. Awalnya hanya saling bertanya kabar, namun kemudian dia mulai menceritakan hidupnya di perantauan. Negeri seberang yang konon sering jatuh hujan emas. Di sanalah ia mengais hidup, menyalurkan bakat yang telah Tuhan anugrahkan padanya (konon). Mendulang lembaran-lembaran kertas yang berisi angka-angka ajaib. Semua jadi mudah buatnya, dan ia menjelma jadi pahlawan bagi pertautan darah di kampungnya.

Namun di balik itu (ini menurut pengakuannya, lho) ada kesakitan yang tengah membelitnya. Sebuah kesakitan yang tak layak untuk diketahui orang-orang. lalu aku memintanya keluar dari lingkaran itu. Sungguh aku tak tega melihatnya hancur ditelan ributnya zaman. Namun ia malah dengan semangat memamerkan sesuatu yang dia anggap topeng itu. Dengan bangga ia umbar drama-drama lumpur yang membuat becek mata dan telingaku. Lalu aku berfikir mana mata yang basah di balik topeng itu? Mana tubuh yang tengah keluar dari lumpur itu? Ia seperti dramaqueen yang mengharapkan aplaus dan tepuk tangan dari orang-orang yang menganggapnya aneh. Atau mungkin ia malah bangga untuk dianggap Aneh?

Ia memintaku untuk menyembunyikan air matanya dari orang-orang. Tentu saja akan kujaga dengan utuh kisahnya. Walau belakangan aku malah ingin muntah melihat tingkahnnya, sesungguhnnya aku iba padanya. Ia sepertinya tengah menggali lubang yang kelak akan ia tempati sendiri. Sampai kapan? entahlah. Aku  hanya bisa berdoa, semoga ia punya nyali yang cukup untuk keluar dari lingkarannya.

July, 2011

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s