Arsip untuk Maret, 2011

kesejatian pada akhirnya

Posted: Maret 24, 2011 in lautku

suatu kali, langit payau, malam malu malu menampakkan selendang hitamnya. aku menekuri ujung semak di belakang rumahku. Bercermin dan menelanjangi hati, menguak tentang keberadaanku, kalian dan mereka. Yang aku takutkan jika aku menghilang, dan kalian yang mengenalku juga ikut menghilang. siapa yang akan menyampaikan kisah-kisah ini pada mereka. lalu siapa pula yang akan mengenang nama dan wajah-wajah ini. Lalu, aku dan kalian hanya akan menjadi hampa pada sebuah kurun yang tidak pernah ada pada hati dan pikiran mereka. Kehampaanlah yang  akhirnya sejati untuk kita, sahabat.

Batam, Maret 2011

yang terkasih : Muhammad Zulvy Nurzal

Dek, Tuhan baik telah menurunkanmu pada keluarga ini. Dek, kau adalah pelajaran yang tersulit sekaligus berharga untuk keluarga ini. Kami belajar untuk memahami perbedaan dan menerimanya dengan lapang. Dek, kami sangat mengerti rahasia Tuhan yang dititipkan padamu. Dalam dirimu begitu banyak isyarat yang harus kami terjemahkan. Tapi kadang ketidaksabaran selalu mengitari kemengertian kami. (lebih…)

Killing You Softly

Posted: Maret 11, 2011 in ode magenta, segantang lirih

aku ingin membunuhmu kali ini,

mencincang jiwamu dalam kata,

menguliti dengan pisaupisau metafora,

lalu mengubur jasadmu di kedalaman puisi,

wahai kau,

rindu

 

 

Batam, Maret2011

surat hujan dari retinanya II

Posted: Maret 8, 2011 in ode magenta

Tentang kesempatan yang tak sempat

Bukan perpisahan yang aku sesali. Sepaham-pahamnnya aku sangat menyadari bahwa setiap pertemuan pasti akan menghasilkan perpisahan, cepat ataupun lambat. Namun kehilangan kesempatanlah yang membuatku sedih alang kepalang.
(lebih…)