surat hujan dari retinanya

Posted: Januari 18, 2011 in ode magenta

Catatan pinggir, terbaca kembali saat buku-buku usang akan di kilokan ke loak-an.

I. surat hujan dari retinanya.

her eye

: sedetik saja, adakah kau (juga) menekuriku di bibir teluk Andalas itu

wajahmu di dinding kantorku, tersenyum manis, lalu berlalu bersama timbunan agreements yang belum di sign, dead line payroll dan manpower supply request for next project yang masih ku pending.

Aku karam………

Oh…malin, hanya air mataku yang akan merutukimu, tersebab kau patuh pada rahim perempuan itu. Kau pilih mendurhakai cintaku, karena kau ingin memilin musim di ketiaknya.

Malin……darahku darahmu, lalu ikatan tuhan, hanya episode semusim yang kau mainkan lalu lupakan.

Malin……….tak tahukah engkau, akulah matahari itu, menghangati ragamu dengan ketulusan. Akulah dayumg rapuh itu, menghantarkanmu pada pelayaran selanjutnya, namun kau campakkan ketika pulau transit itu kau temukan.

Akulah malam, tempat gigilmu berselimut saat angin menghardik garang.

Akulah bintang yang akan selalu mendoakanmu, saat kau terjaga maupun terlelap, .

Lalu pada siapa seribu tahunku dihabiskan, jika bukan kau yang akan merenda senja denganku di atas kursi goyang, di beranda sebuah rumah yang menghadap ke Samudra India.

Malin…..Haruskah kubangun Taj Mahal untuk membuktikan pada dunia bahwa aku Cinta, seperti Shah Jahan yang menangisi Arjumand Banu, Mumtaz Mahal dahulunya.

“Ah…………………! MAMPUS KAU DI KOYAK_KOYAK SEPI”,* sesuara dari balik keheningan menghujam logika, menyadarkan aku pada realita.  Lalu sebuah bisik menyusuri relung kepasrahan, baiknya Asymthot ini kita jalani saja, toh sejarah telah membuktikan, Kegilaan Laila tak menyatukannya dengan Qais bahkan Romeo dan Juliet hanya bisa berbagi racun bersama, sedangkan Samsul Bahripun hanya mampu berkubang darah tersebab Siti Nurbaya memberhalakan syurga di telapak kaki orang tuanya.

Percuma terlara-lara, sebab dunia tak akan mengerti tentang sebuah ketulusan, dan cinta yang sebenarnya.

Hahahahahaha…………

*salah satu bait karya khairil anwar

Padang-Batam (2007-2009)

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s